Tag Archives: Catering Layanan Pabrik

Bagaimana Memulai Usaha Katering

Bagaimana memulai usaha Katering dengan modal kecil tetapi dapat memperoleh keuntungan besar. Jika anda mempunyai hobi atau kesenagan di bidang makanan atau menguasai bidang tersebut, membangun usaha Katering tidak lah sulit. Yang penting anda tahu rencana perhitungan untung rugi. Mulai harga dasar menu makanan, sewa peralatan dan gaji karyawan dan biaya oprasional lainnya untuk sebuah acara katering, maka anda sudah dapat memulai bisnis katering anda sendiri.

Memiliki usaha catering cukup membutuhkan banyak biaya. Misalnya biaya untuk membeli peralatan dapur, menyediakan dapur itu sendiri, beli peralatan perasmanan dan bahan makanan menu yang dihidangkan. Besar kecilnya modal tergantung dari jenis catering dan menu hidangan yang dijual. Banyak orang yang memulai pelayanan katering rantangan atau layanan nasi bungkus. Cukup menantang dan mengasyikan…

Nah sekarang jika anda mempunyai keterbatasan dana tetapi mempunyai bekal paling tidak seperti yang saya sebutkan di atas, jalan menuju pebisnis katering sukses sudah terbentang terang dihadapan anda. Caranya kira-kira begini:

1. Buat rencananya usaha mulai dari nama usaha katering misalnya DAPUR CATERING. Kemudian susun menu pilihan berupa paket. Untuk detailnya anda bisa melihat menu-menu catering perkawinan, acara syukuran, ulang tahun dll dan banyak contoh menu katering di internet.

2. Buat bisnis card, kartu nama, banner atau flier sebagai alat pemasaran dan promosi usaha katering anda nantinya, termasuk di dalamnya menu printing.

3. Bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan catering lain dan buat proposal kerjasama saling menguntungkan. Misalnya anda membuat kesepakatan atau deal tentang harga beli dari perusahaan tersebut untuk kemudian anda buat sebagai harga dasar menu anda.

4. Jika menu hidangan usaha katering anda merupakan gabungan jenis makanan yang berbeda-beda, misalnya ada makanan tradisional, makanan, eropa, makanan cina dan makanan indonesia, cari perusahaan katering tadi sebagai pemasok dari usaha katering anda. Sebagai contoh, anda mengambil bubur ayam dari prusahaan catering A, sop buntut dari perusahaan catering B dan Ayam bakar kampung dari UANG DAPUR. Hal ini angat baik karena anda bisa memilih masakan mana yang enak dan murah.

5. Buat sitem pembayaran term 30 hari dengan perusahaan catering dan paling tidak 30% uang muka dengan klien anda sebagai tanda jadi pemesanan menu catering dan sisa pembayarannya dilakukan setelah acara selasai.

6. Rekrut tenaga kerja, part time, profesional, tukang masak, pelayan, bartender dan semua bagian jika perlu. Kalkulasikan angaran untuk tenaga kerja.

7. Kalo anda tidak cukup mempunyai peralatan catering seperti chaving dish, anda bisa menyewa. Banyak perusahaan penyewaan alat-alat pesta dan bahkan ada yang sekaligs menyiapkan tenaga kerjanya. Transportasi jangan lupa.

8. Melakukan kordinasi, pengaturan, operasional dan bagaimana memesan menu-menu hidangan, memasak sebagian menu yang ada dalam menu hidangan tersebut dan mengatur sistem kerja yang efektif dan efisien.

Ya, kira-kira begitu. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi anda yang kebetuan membaca artikel ini. Saya bisa berbicara seperti ini karena pernah menjalankan usaha katering. Walaupun tidak punya cukup peralatan, toh masih bisa juga punya usaha katering. Modalnya kartu nama, telpon, Menu hidangan dan perhitungan untung rugi. Saya menjalankan usaha katering dengan partner saya. Untung bersihnya bisa mencapai 50% dari penjualan. Lumayan kalau mau. Selamat mencoba dan sukses.

Social Media Icons Powered by Acurax Website Design Expert
Visit Us On TwitterVisit Us On Google PlusVisit Us On FacebookCheck Our Feed